October 2018 - Blog by Tami Oktari

October 28, 2018

[REVIEW & SWATCHES] Rivera Absolute Matte Lipstick (All Shades)

October 28, 2018 48
[REVIEW & SWATCHES] Rivera Absolute Matte Lipstick (All Shades)

Assalamu'alaikum. Welcome back to my review,

Udah pada baca review tentang produk Rivera lainnya belum di postingan aku sebelumnya? Sedikit info, Rivera adalah salah satu brand kosmetik dari Indonesia yang mengeluatkan produk makeup dan skincare. Produk yang bakal aku bahas kali ini adalah Rivera Absolute Matte Lipstick untuk semua shadenya. Nah bakalan puas deh ntar kalian baca review dan liat swatches dari lipstick lokal ini. Mari simak reviewnya yuk~♡


PRODUCT INFO
Nama Produk: Rivera Absolute Matte Lipstick
Tersedia dalam 5 pilihan warna yaitu 201 Rebellious Red, 202 Attractive Magenta, 203 Passionate Red, 204 Lavish Mauve dan 205 Sassy Pink
Netto: 4g
Harga: Rp. 79.500
BPOM No.: NA18181300554
Made in Indonesia

PRODUCT CLAIM
Sapuan matte yang indah pada bibir dengan formula yang high pigmented membuat warna cepat keluar dengan sekali olesan dan hasil tahan lama. Mengandung silika sebagai soft focus dan kerutan di bibir tidak begiu tampak dan vitamin E sebagai antioksidan.


PACKAGING
Dilengkapi dengan box doff berwarna hitam yang super cakep. Ada ilustrasi lipstick juga dan di setiap sisi box terdapat berbagai keterangan produk. Bagian dalam box nya juga cakep banget lho, warna pink dengan tulisan nama produk itu sendiri. Untuk lipsticknya berbentuk tube doff berwarna hitam polos. Dibagian bawah tubenya ada semacam 'dot' dan bagian tutupnya terdapat tulisan 'RIVERA'. Ukuran standar lipstick dan enggak begitu berat tapi enggak terlalu ringan juga. Simple dan elegan!!



INGREDIENTS
Ricinus communis seed oil, Kaolin, Dimethicone, Helianthus annuus seed cera, VP/Hexadecene copolymer, Cyclotetrasiloxane, Caprylic/Capric triglyceride, Cetyl acetate, Ethylhexyl palmitate, Mica, Ceresin wax, Ozokerite, Trimethysiloxysilicate, Silica, Hydrogenated polydecene, Stearyl acetate, Polyglyceryl-2 tetraisostearate, Lanolin, Fragrance, Cyclopentasiloxane, Oleyl acetate, Isononyl isononanoate, Isostearyl alcohol, Acetylated lanolin alcohol, Stearalkonium bentonite, Methylparaben, Polyethylene, Mineral oil (Paraffinum liquidum), Polybutene, Glyceryl isostearate, Boron nitride, Propylparaben, Tocopheryl acetate  BHT, Talc, Tocopberol, Acorbyl palmitaye, Cyclotrisiloxane

May contains: Cl 15850, Cl 15850:2, Red 7 (Cl 15850:1), Cl 77891, Cl 16185, Cl 77491, Cl 77492, Cl 45410:2, Cl 19140, Cl 77499, Cl45380, Cl 77019, Cl 77163

FORMULA (TEXTURE & SCENT)
Teksturnya enggak begitu creamy dan agak thick. Ada wanginya tapi bukan aroma yang menyengat gitu. Aromanya masih 'aman' dan masih bisa diterima di hidung yang sensitif ini.


SWATCHES
Disini aku cantumin swatch dari Rivera Absolute Matte Lipstick dengan 5 pilihan varian warna. Warna dari Hand Swatches dan Lip Swatches bisa berbeda dikarenakan faktor lighting dan warna kulitnya (bibir gelap\kulit terang).

Hand Swatches



Lip Swatches



RESULT
Hasilnya matte di bibir. Ketika diaplikasikan ke bibir berasa agak seret dan harus hati-hati pas dipakai karena seperti yang aku bilang tadi, tekstur dari lipsticknya enggak creamy. Harus ditekan agak kuat supaya warnanya keluar. Full pigmentation. Warnanya nutup banget dan cocok dipakai untuk kalian yang punya bibir gelap.

Ketika di bibir, hasilnya soft banget, kerutan di bibir enggak begitu keliatan. Berasa nyaman dan ringan di bibir (lighweight). Lumayan tahan lama (long-lasting) dipakai seharian. Di bawa makan minum hanya memudar dibagian dalam bibir aja. Dan enggak patchy sama sekali dan masih soft hasil lipsticknya di bibir.

Semua shadenya termasuk warna favorit aku. Susah milih diantara kelima shade ini mana yang paling disuka karena menurut aku, warnanya masih wearable di kulit perempuan Indonesia. Enggak ada yang terlalu pucat ataupun terlalu bright/neon. Aku juga suka mix warna-warna lipsticknya alias di ombre seperti 201 Rebellious Red dan 204 Lavish Mauve (contoh pemakaian bisa liat di foto atas). Cakep 💞


CONCLUSION
Harganya terjangkau. Packaging super cakep, simple dan elegan. Walaupun teksturnya agak seret yang bikin agak susah pas diaplikasikan ke bibir tapi hasilnya dibibir tetap smooth/soft. Berasa ringan dan nyaman di bibir. Full pigmentation. Bisa menutup warna asli bibir dengan baik.

Nah dari kelima shade yang tersedia, shade mana yang jadi favorit kalian? Apakah sama dengan warna favorit aku? Kalian juga bisa lhio cek review dari Anisa mengenai produk Rivera ini biar kalian juga punya referensi lebih banyak lagi~


Sekian dulu Beauty Talk bareng aku. Semoga bermanfaat untuk kalian yang sedang cari referensi lipstick lokal dengan harga terjangkau dan kualitas yang bagus. Jangan lupa juga untuk cek postingan lainnya dan sampai jumpa di postingan berikutnya~☆

Bye :*

SOSIAL MEDIA
Rivera Cosmetics: Instagram
Beautygoers: Instagram | Blog


[REVIEW] Rivera Luminous Micro Powder 02 Natural

October 28, 2018 22
[REVIEW] Rivera Luminous Micro Powder 02 Natural

Assalamu'alaikum. Hi beauties,

Semakin lama produk lokal makin buat jatuh cinta deh! Mulai dari segi packaging dan kualitas produknya sendiri enggak kalah jauh hebatnya dari produk luar. Sebelumnya aku udah bahas mengenai produk alis keluaran Rivera. Kali ini aku bakal bahas produk lain dari brand lokal ini yaitu Rivera Luminous Micro Powder. Produk yang bakal kepakai banget sama aku karena aku emang pengguna setia dari bedak tabur, baik untuk daily maupun untuk acara formal. Walaupun terkesan ribet tapi memang bedak tabur yang lebih pas untuk kulit acne prone. Nah kira-kira bedak tabur dari Rivera ini bakal klop enggak ya dengan kulitku? Yuk simak dulu reviewnya^^

PRODUCT INFO
Nama Produk: Rivera Luminous Micro Powder
Tersedia dalam 3 pilihan warna
Netto: 35g
Harga: Rp. 126.000
BPOM No.: NA18180400008
Made in Indonesia


PRODUCT CLAIM
Bedak tabur yang lembut, melapisi wajah dengan ringan untuk tampilan makeup yang tahan lama. Bedak tabur yang berkualitas dengan formula yang tidak menyebabkan komedo, tidak menggumpal, dan dapat mengurangi minyak berlebih pada wajah. Diformulasikan untuk melapisi wajah dengan sempurna, menyamarkan dan meratakan warna kulit untuk mendapatkan wajah yang cantik sempurna.


PACKAGING
Packaging serba hitam yang simple tapi tetap elegan. Produk dilengkap dengan box yang setiap sisinya tertera berbagai keterangan produk. Untuk packaging dari bedak taburnya berbentuk jar bening transparant yang berbahan dasar plastik dengan tutup berwarna hitam doff. Dibagian tutupnya tertera nama produk dengan tulisan emboss. Super cakep deh packagingnya!! Maklum ya aku anak pavkaging, jadi liat brand lokal dengan desain packaging cakep dan elegan gini langsung jatuh cinta. Untuk spongenya berwarna putih yang lembut banget. 


INGREDIENTS
Mica, Talc, Corn (Zea mays) starch, Titanium dioxide, Zinc oxide, Boron nitride, Triethylhexanoin, hdi/Trimethlol hexyllactone crosspolymer, Lauroyl lysine, Dimethicone/Methicone copolymer, Fragrance, Nephrite powder, Propylparaben, Methylparaben, Tocopheryl acetate, Silica.

May contains: Isopropyl titanium triisostearate, Hydrogen dimethicone, Cl 77492, Cl 77491.

FORMULA (TEXTURE & SCENT)
Bedaknya halus banget!! Aku juga enggak tau sekecil apa partikel bedaknya tapi ini emang halus banget. Masih terdapat fragrance di bedak tabur ini. Untuk aromanya, masih aman di hidung aku yang sensitif ini. Enggak menyengat sama sekali.



RESULT
Hasilnya mulus banget. Enggak cakey sama sekali. Terkadang kan ada tuh ya bedak yang malah bikin makeup jadi patchy ataupun cakey. Bedak ini justru buat makeup jadi makin soft dan sedikit glowing. Biasanya aku aplikasikan bedak taburnya menggunakan brush.  Untuk warna nya juga pas di kulit aku. Tipe kulit aku berminyak dan bedak taburnya Rivera ini enggak begitu bisa mengontrol minyak. Sekitar 1-2 jam pemakaian udah mulai keluar minyak di wajah. Tapi ini pemakaian indoor-outdoor yang memang kebetulan aku lagi banyak kegiatan yang mengharuskan bolak-balik terus. Jadi ini tergantung sikon juga ya seperti cuaca dan aktifitas. Aku pernah pakai pas malam hari dan enggak minyakan sama sekali, masih glowing natural kok.

Klaim lain dari produk ini adalah enggak menyebabkan komedo. Setelah beberapa hari pakai bedaknya pun emang enggak nimbulin banyak komedo di wajah aku. Yang penting, menurut aku, apapun jenis bedaknya walaupun ada klaim yang 'katanya' enggak nimbulin komedo, harus tetap bersihkan wajah supaya pori-pori tetap bersih dan mengurangi penyebab komedo.


CONCLUSION
Harganya terjangkau dan isinya lumayan banyak. Packagingnya kokoh dan cakep pula. Hasilnya mulus dan enggak bikin makeup jadi cakey. Enggak begitu bisa mengontrol minyak di wajah aku. 

Bedak tabur ini bisa jadi salah satu produk yang aku rekomendasikan untuk kalian pengguna bedak tabur. Bukan hanya packagingnya yang bagus tapi kualitas produknya juga sama bagusnya. Kalau kalian mau cari referensi lain untuk pemakaian produk Rivera, bisa langsung cek reviewnya di blog Anisa ya^^


Aku juga udah review beberapa produk lainnya dari Rivera Cosmetics, linknya udah aku taruh diatas (bagian 'Baca Juga'). Jangan lupa untuk mampir ya^^

Sekian dulu sesi Beauty Talk bareng aku kali ini. Semoga bisa menjadi referensi bagi kalian yang lagi cari bedak tabur lokal dengan kualitas bagus. Dan sampai jumpa di postingan berikutnya gaes~

Bye :*

SOSIAL MEDIA
Rivera Cosmetics: Instagram
Beautygoers: Instagram || Blog


[REVIEW] Rivera Eyebrow Pencil & Bold Intense Eyebrow Matic - 01 Brown

October 28, 2018 58
[REVIEW] Rivera Eyebrow Pencil & Bold Intense Eyebrow Matic - 01 Brown

Assalamu'alaikum. Welcome to my makeup reviews^^

Perdana cobain produk dari salah satu brand lokal yaitu Rivera. Mereka baru aja rebranding beberapa bulan lalu dan desain produknya bikin mupeng banget. Cakep dan elegan. Disini aku bakal 'racuni' kalian dengan berbagai macam produk Rivera yang pastinya bisa buat kalian setelah baca review ini jadi langsung kalap. Produk yang aku dapat adalah Luminous Micro Powder, Eyebrow Products dan Absolute Matte Lipsticknya. Dan di postingan kali ini, aku baka fokus ke eyebrow products nya dulu yaitu, Rivera Eyebrow Pencil dan Rivera Bold Intense Eyebrow Matic dengan shade yang sama, 01 Brown. Super excited untuk coba karena aku lagi tergila-gila banget dengan produk alis. Kira-kira kedua produk bakal jadi favorit aku enggak ya? Yuk simak dulu!! Jangan di skip beb ku, biar info 

RIVERA EYEBROW PENCIL
Shade: 01 Brown
Harga: Rp. 45.800
BPOM No.: NA11171205494


Packaging
No box! Produk berbentuk pensil yang didominasi dengan warna hitam. Dibagian badan pensilnya tertera beberapa keterangan produk. Karena produk berupa pensil jadi harus sedia rautan ya~


Ingredients
Stearic acid, Hydrogenated castor oil, Rhus succedanea fruit wac, C10-30 cholesterol/Lanosterol esters, Triethylhexanonin, Squalane, Talc, Tocopherol, Octyldodecyl myristate, Chamomila recutita (Matricaria) flower extract.

May contain: Cl 77019, Cl 77499, Cl 77491, Cl 77492

Formula (Texture & Scent)
Teksturnya creamy tapi enggak se-creamy jenis pomade ya. Untuk aromanya, enggak aroma aneh atau khusus gitu sih~


Result
Pengaplikasian nya cukup gampang, baik untuk bikin frame alis maupun ngisi alis. Warna coklatnya juga pas di skintone aku tanpa ada hint kemerahan. Untuk ketahanannya, enggak begitu transferproof di kulit aku yang berminyak ini. Apalagi kalau enggak sengaja ter'gesek' gitu dengan tangan, langsung memudar jadinya. Cuma ya gampang, tinggal di retouch aja. Inipun kalau kalian selalu bawa pensil alis kemana-mana.

Karena produk ini berupa pensil, selalu sedia peraut ya hehe. Karena enggak enak atuh pakai pensilnya kalau tumpul. Bikin alisnya juga makin enggak rapi jadinya kalau terlalu tumpul~

Ngomong-ngomong nih, jangan salfok ke bentuk alis yang 'ternyata' tidak akur itu ya gaes *lol*. Tapi ibarat orang-orang bilang, alis bukan saudara kembar, jadi enggak perlu sama~♡


RIVERA BOLD INTENSE EYEBROW MATIC
Shade: 01 Brown
Harga: Rp. 109.000
Netto: 0.35 g
BPOM No.: NA11181202071


Packaging
Produknya dilengkapi dengan box berwarna hitam yang di setiap sisinya terdapat berbagai keterangan produk. Tulisan di kemasannya pun jelas dan enak dibaca. Jadi enggak cuma sekedar cantumin keterangan tapi juga merhatiin tulisannya bisa dibaca dengan jelas atau enggak. Untuk kemasan produk alisnya sendiri berbentuk seperti pena (?) yang berbahan dasar plastik. Produk alis ini tidak perlu di runcing karena modelnya matic yang hanya tinggal putar aja untuk ngeluarin produknya. Di bagian ujung satunya juga terdapat spoolie yang bikin produk ini makin praktis. Ujung eyebrow nya berbentuk segitiga yang bisa memudahkan dalam membentuk dan mengisi alis dengan lebih presisi.


Ingredients
Hydrogenated palm kernel oil, Polyethylene, Synthetic japan wax, Boron nitride, Quaternium-18 bentonite, Caprylic/Capric triglyceride, Vp/eicosene copolymer, Phenoxyethanol, Caprylyl glycol.

May contains: Cl77491, Cl77492, Cl77499, Cl77891

Formula (Texture & Scent)
Tekstur dari eyebrownya enggak begitu berbeda dari jenis pensilnya, creamy tapi enggak se-creamy pomade ya. Aku suka dengan tekstur eyebrownya karena menurut aku dengan tekstur yang seperti ini bisa lebih perlahan dalam mengaplikasikan alis dan hasilnya juga enggak terlalu ngeblok. Jadi aku rekom banget produk ini bagi pemula. Untuk aromanya, enggak ada aroma aneh sih. Standar aja^^

Result
Ku nobatkan sebagai produk alis favoritku!! Hasilnya natural. Cepat banget pakai alis pas pakai ini tau enggak sih.  Hemat waktu banget kan jadinya. Bahkan aku enggak begitu butuh concealer lagi untuk rapikan bentuk alis yang berantakan pas di frame sebelumnya. Udah rapi banget lho karena eyebrow ini tuh ujungnya segitiga yang beneran bikin buat alis makin jadi lebih mudah. Tapi kalau mau alisnya on fleek yan tetep butuh concealer sih supaya bentuk alis lebih wow. Kalau untuk daily mah udah cukup, lebih dari cukup malah. Kalian juga enggak perlu cari spoolie lagi, udah sepaket dengan spoolienya lho.


"Tahan lama enggak sih?" Hmm menurutku ini tergantung dari kondisi wajah, cuaca dan kegiatan ya. Di kulit aku yang oily, memang enggak begitu tahan lama. Apalagi kalau udah kena air wudhu dan kegiatan lebih banyak outdoor biasanya bakalan lebih cepat memudar alisnya. Cuma memudar ya, enggak sampai ludes kok *lol*. Dan memang untuk daily, biasanya aku pakai alis enggak terlalu on fleek. Jadi ala kadarnya aja alias natural, yang penting keliatan ada alis lah gitu. Kan lucu atuh kalau pakai foundie, lipstick dan eyeliner tapi alis di skip. 

CONCLUSION
Kedua produk alis ini, baik jenis pensil atau matic, harganya lumayan masuk di akal. Kualitas produknya bagus banget dan sesuai dengan harga yang ditawarkan. Enggak terlalu creamy tapi enggak terlalu keras juga jadi bisa lebih dikontrol dan hasilnya juga natural. Jenis matic lebih praktis karena enggak perlu di runcing, hanya tinggal di putar dan udah ada spoolie nya. Hanya saja counternya belum tersedia di seluruh Indonesia terutama Pekanbaru. Jadi kalau di daerah kalian belum ada counternya, bisa langsung beli online, seperti Shopee.


Dari kedua jenis produk alis ini, mana yang kira-kira bakal jadi favorit kalian? Kedua produk alis ini rekom banget unutk dicobain. Kalau disuruh milih salah satu, aku pilih yang jenis eyebrow maticnya karena lebih praktis. Enggak perlu diruncing dan udah ada brushnya juga.

Kalian juga bisa cek review produk-produk Rivera di blognya Anisa ya, biar semakin banyak referensi kalian mengenai produk ini. Sekian dulu sesi Beauty Talk bareng aku. Jangan lupa untuk cek review lainnya ya. Sampai jumpa di review selanjutnya gaes~

Bye :*


SOSIAL MEDIA
Rivera Cosmetics: Instagram 
Beautygoers: Instagram || Blog


[REVIEW] Allyoung: Swissvita Extra Hydroactive Cleansing Oil 4 in 1 Makeup Remover

October 28, 2018 28
[REVIEW] Allyoung: Swissvita Extra Hydroactive Cleansing Oil 4 in 1 Makeup Remover

Assalamu'alaikum. Hi beauties..

Udah pada familiar belum dengan brand Swissvita? Sejujurnya aku baru tahu dengan brand ini dan pas liat produk apa yang mereka keluarkan, aku super tertarik untuk coba produk mereka. Kali ini aku berkesempatan untuk coba salah satu produk mereka yaitu Swissvita Extra Hydroactive Cleansing Oil 4in1 Makeup Remover. Awalnya agak ragu milih produk ini karena dulu sempat trauma pakai cleansing oil dan ternyata nyumbat pori-pori yang ujungnya malah bikin bruntusan. Tapi setelah liat review di website mereka dan ada reviewer yang punya kulit acne prone dan sensitif cocok menggunakan produk ini, akupun jadi ikutan semangat untuk coba. 

PRODUCT INFO
Nama Produk: Extra Hydroactive Cleansing Oil 4in1 Makeup Remover
Netto: 150 ml
Harga: Rp. 394.000
Period After Opening: 6 Months
Made in Swiss


PRODUCT CLAIM
Natural extract oil gently dissolves makeup and impurities without drying the skin. The makeup remover transforms into a milky emulsion immediately upon contact with water and could be easily rinsed off. It leaves skin toned, balanced, and comfort feeling with no oily residue, and the skin will look healthy, fresh and luminous.


PACKAGING
Boxnya berwarna putih susu yang di setiap sisi boxnya tertera berbagai keterangan produk yang menggunakan bahasa inggris dan bahasa mandarin. Aku enggak ngerti mandarin, jadi moohon maaf ya aku enggak bisa ngartiin untuk kalian. Packaging dari cleanaing oilnya berbentuk botol dengan pump diujung botolnya. Biasanya suka khawatir ya punya skincare dengan botol pump. Walaupun memang lebioh praktis dan higienis tapi rentan tumpah karena gampang kepencet pumpnya. Tapi tenang aja, ada semacam pengganjal di bagian bawah pumpnya yang bisa di bongkar pasang.


INGREDIENTS
Olea europaea (Olive) fruit oil, Sorbeth-30 Tetraisostearate, Olive oil PEG-7 Esters, Moringa oleifera seed oil, Macadamia ternifolia seed oil, Crambe abyssinica seed oil, Orbignya oleifera seed oil, PEG/PPG/Polybutylene glycol-8/5/3 glycerin, Farnesol, Fragrance (Natural fragrance), Tocopheryl acetate, Glycerin, Moringa pterygosperma seed extract.

FORMULA (TEXTURE & SCENT)
Teksturnya oily yang berwarna bening. Untuk aromanya super enak banget. Wanginya kalem. Di ingredientsnya juga tercantum kalau produk ini masih menggunakan fragrance tapi yang digunakan bukan yang berbahan dasar kimia melainkan fragrance alami. Sayangnya enggak disebutkan bahan alami apa yang digunakan. 

HOW TO USE
Gunakan 2-3 pump ke wajah yang masih dalam kondisi kering dan secara pelan gosok menggunakan jari untuk menghapus makeup dan kotoran di wajah. Bilas menggunakan air hangat. Gunakan juga cleanser untuk mencuci muka untuk menghilangkan residunya 


RESULT
Perdana coba pakai cleansing oil ini pas mau bersihin makeup face painting. Enggak begitu bisa ngebersihin makeup face painting sampai bersih dan residu juga masih banyak tersisa di wajah. Tapi setidaknya cleansing oil ini sedikit mempersingkat waktu untuk bersihin wajah. Karena bersihin makeup yang menggunakan face painting itu emang susah banget, 2-3x lipat lebih lama dan ribet dibandingkan makeup biasa.

Untuk makeup biasa (seperti yang aku pakai di foto atas), cleansing oil ini lumayan ampuh untuk ngangkat dan bersihin makeup di wajah. Semakin tebal makeup yang dipakai, semakin banyak juga cleansing oil yang digunakan. Ketika aku coba bersihin wajah lagi menggunakan micellar water, masih ada tersisa residu makeupnya, sedikit banget. Jadi selain menghemat waktu, cleansing oil ini juga menghemat kapas ya~

Enggak usah khawatir dengan teksturnya yang oily karena ketika dibilas menggunakan air, oil nya akan berubah menjadi cairan yang berwarna seperti susu. Gampang dibilas dan enggak bikin wajah ketarik ataupun kaku. Nilai plusnya lagi adalah produk ini cocok di kulit aku yang sensitif dan acne prone ini. Walaupun penasaran dengan produk ini, sebanrnya di awal pemakaian aku agak deg-degan. Takut enggak cocok. Alhamdulillah ternyata sampai saat ini enggak ada reaksi negatif di wajah aku.


CONCLUSION
Harganya memang cukup pricey. Packaging berbentuk botol dilengkapi pump. Wanginya enak. Lumayan ampuh bersihin makeup. Enggak bikin wajah kering dan kaku. Cocok untuk kulit sensitif dan acne prone sekalipun. Aku jadi tertarik untuk coba produk Swissvita lainnya seperti Anti Spot Serumnya.


Nah setelah baca review dari aku tadi, tertarik enggak nih untuk coba cleansing oil dari Swissvita ini? Aku rekomendasikan banget produk ini bagi kalian yang ingin menghemat waktu dalam menghapus makeup tanpa rasa lengket dan kaku di wajah. Kalian juga bisa cek review dari produk Swissvita lainnya di blog Anisa lho~

Sekian dulu Beauty Talk bareng aku kali ini. Semoga review dari aku bisa jadi referensi bagi kalian yang lagi cari cleansing oil. Sampai jumpa di postingan selanjutnya~

Bye :*


SOSIAL MEDIA
Allyoung: Instagram
Beautygoers: Instagram | Blog


October 27, 2018

[REVIEW] Fair & Lovely 2in1 Powder Cream | Krim Pencerah + Bedak?

October 27, 2018 19
[REVIEW] Fair & Lovely 2in1 Powder Cream | Krim Pencerah + Bedak?

Assalamu'alaikum. Hi beauties,

Kali ini aku yang jarang banget pakai krim pencerah dari brand apapun ini, bakal bela-belain coba salah satu krim pencerah dari brand lokal yaitu Fair & Lovely 2in1 Powder Cream. Produk ini diproduksi oleh PT. Unilever Indonesia. "Apakah produk Fair & Lovely halal?" Tentu aja beb ku, udah ada logo halalnya juga lho. Jadi enggak usah was-was lagi kalau kalian mau coba. Klaim dari Fair & Lovely Powder Cream ini menarik banget. Siapa sih yang enggak mau punya kulit cerah dan udah terlihat seperti pakai bedak padahal cuma pakai krim? Kira-kira cocokkah dengan skintone ku? Mari simak!!

PRODUCT INFO
Nama Produk: Fair & Lovely 2in1 Powder Cream
Netto: 20g & 40g
BPOM No.: NA18170102504
Made in Indonesia



PRODUCT CLAIM
Fair & Lovely Powder Cream, produk ahli kecantikan yang menggabungkan manfaat krim pencerah multivitamin terdepan dan bedak halus yang mencerahkan, untuk:
- Wajah tampak cerah seketika
- Wajah halus seperti bedak
- Mengontrol minyak sepanjang hari
- 14 Jam tampak cerah
- Tanpa kilap/tampak bebas minyak

PACKAGING
Boxnya bernuansa putih dan pink. Sungguh feminin! Disetiap sisi boxnya terdapat keterangan produknya sepeti ingredients, nama perusahaan, dan lainnya. Packaging dari produknya berbentuk tube dengan warna yang sama dengan boxnya. Bagian depan dan belakang tube juga terdapat keterangan produk, yang kurang lebih sama dengan yang tertera di box. Aku senang nih baca keterangan produknya karena jelas dan warna tulisannya kontras, enggak bikin sakit mata liatnya. Karena bagi aku yang suka baca keterangan produk, baik produk yang mau aku review ataupun enggak, keterangan produk yang jelas itu nilai plus bagi aku.


Untuk ukurannya praktis dan enggak begitu 'memakan' tempat apalagi yang senang bawa makeup di tas. Travel friendly deh pokoknya.

INGREDIENTS
Water, Cyclopentasiloxane, Dimethicone, Stearic acid, Titanium dioxide, Niacinamide, Glycerin, Isohexadecane, Aluminum starch octenysuccinate, Ethylhexyl methoxycinnamate, Cetyl alcohol, Phenoxyethanol, PEG-100 stearate, Perfume, Carbomer, Dimethiconol, Methylparaben, Methylene Bis-benzotriazolyl tetramethylbutylphenol, Acrylates/C10-30 alkyl acrylate crosspolymer, Tocopheryl acetate, Propylparaben, Sodium hydroxide, Aluminum hydroxode, Disodium EDTA, Decyl glucoside, Sodium ascorbyl phosphate, Pyridoxine HCL, Cyclotetrasilixane, Sodium carbonate, Propylene glycol, BHat, Xanthan gum, Sodium chloride.

FORMULA (TEXTURE & SCENT)
Cream yang berwarna putih. Aromanya lumayan semerbak tapi enggak begitu menyengat. Masih bisa ditoleransi sama hidung yang sensitif dengan aroma menyengat ini. Tapi aku tetap memilih produk yang unscented sih sebenarnya karena lebih nyaman dan mengurangi efek negatif di kulit sensitif aku. Kembali ke selera masing-masing yah gaes~


HOW TO USE
Gunakan Powder Cream seujung jari di area kulit wajah dan leher yang sudah dibersihlan. Ratakan dengan lembut menggunakan jari. Disini biasanya aku pakai lebih dari seujung jari sih hehe. Agak banyakan seperti di foto yang di bawah ini~


Note: Di foto ini aku hanya menggunakan pensil alis dan lipstick. 

RESULT
Hasilnya matte dan enggak berasa basah sama sekali. Pas diaplikasikan ke wajah pun gampang banget, semacam ngolesin moisturizer deh hehe. Sesuai dengan klaimnya yang bilang kalau hasil pemakaiannya seperti memakai bedak. Hasilnya juga natural banget. Awalnya sempat mikir kalau hasilnya bakalan terlalu putih atau buruknya malah jadi abu-abu di kulit aku. Tapi ternyata enggak lho gaes. Wearable banget dipakai untuk daily. Berasa ringan di wajah (lightweight). Aku betah banget pakai krim pencerah ini karena benar-benar senyaman itu dan warnanya 'masuk' banget ke skintone aku.

Untuk klaimnya yang bilang tanpa kilap atau tampak bebas minyak, sepertinya enggak begitu ngefek di kulit aku yang punya tipe kulit berminyak. Sekitar 1 jam pemakaian udah mulai keliatan minyak di wajah aku padahal aku cuma bepergian pakai mobil dan enggak panas-panasan karena emang mulai aktivitasnya di sore hari.

Untuk coverage nya ya, sheer banget ya. Jadi kalau kalian punya bekas jerawat dan spot 'nakal' lainnya di wajah, enggak bakal ketutup. Dan memang produk ini sama sekali enggak mengklaim produk mereka bisa menutup noda kehitaman. Tapi bagusnya, produk ini bisa mencerahkan wajah yang kusam menjadi lebih cerah. Jadi produk ini bagus untuk naikin tone kulit tanpa membuat kulit menjadi keliatan abu-abu atau terlalu putih. Wajah jadi keliatan lebih cerah.


CONCLUSION
Krim pencerah yang sangat worth it untuk di coba. Harganya terjangkau dan gampang dicari. Mencerahkan kulit yang kusam tanpa membuat kulit menjadi abu-abu. Berasa halus seperti memakai bedak. Hanya saja produk ini kurang bisa menahan minyak di wajah~

Nah gimana nih, pada tertarik enggak nih nyobain krim pencerah dari Fair and Lovely ini? Aku rekomendasikan banget lho karena emang bagus banget untuk cerahin kulit~

Sekian dulu Beauty Talk bareng aku kali ini. Semoga bisa menjadi referensi bagi kalian yang lagi cari krim pemutih yang aman untuk digunakan. Jangan lupa juga untuk cek review aku yang lainnya ya^^ Dan sampai jumpa di postingan selanjutnya~

Bye :*

SOSIAL MEDIA Yukcoba.in


October 26, 2018

NGOPI CANTIK #7: Mengulik Fakta dan Mitos Tentang Skincare

October 26, 2018 11
NGOPI CANTIK #7: Mengulik Fakta dan Mitos Tentang Skincare

Assalamu'alaikum. Hai semuanya~

Pernah enggak sih kalian percaya dengan suatu artikel dan 'menelan' mentah-mentah informasi yang diberikan tanpa tau kebenarannya? Ngaku deh pasti sering ya gampang percaya dengan info yang ntah fakta atau sekedar mitos. Enggak usah segan segan mengakui karena akupun juga gitu. Makanya pas tau Beautiesquad comeback dengan Ngopi Cantiknya yang juga menggaet salah satu Beauty Blogger yang dikenali suka mengulik skincare, yaitu Mia dari www.insommia.net, akupun semangat ikutan. Auto daftar!!^^


Mia belajar soal skincare ini benar-benar otodidak karena punya mild seborrheic dermatitis. Untungnya sekarang udah mrmbaik. Dari sinilah akhirnya beliau ketagihan banyak untuk baca jurnal, walaupun enggak paham-paham amat tapi belaiu merasa senang karena juga bisa bantu sharing ke trman-teman yang juga suka kosmetik.

Kali ini Mia bakal 'ngebocorin' 5 hal penting yang sering dianggap salah kaprah oleh netizen sekalian. Aku sih udah yakin banget hal-hal yang aku percayai bakalan jadi salah satu poin yang dibahas oleh Mia. Apa itu? Yuk kepoin dulu ya~


No!! Itu tidak benar buk ibuk. Enggak semua kosmetik natural itu safe dan enggak semua produk sisntetis, yang diproduksi dengan menggunakan bahan-bahan kimia itu berbahaya. Masih banyak dari kita yang suka ngeshare "produk ini aman tanpa bahan kimia", itu menurut Mia secara konteks salah. Maaf kalau menyinggung tapi ini benar dan penting banget diketahui.

Contohnya, misal kita ngomongin soal water, yang pasti banyak terdapat di toner, moisturizer, lotion dan lainnya itu pastinselalu jadi ingredients pertama atau kedia yang dicantumkan di keterangan produknya. Water > Aqua > Air > H2O. Water itu natural, safe (aman) selama enggak ada rasa, bau dan warna yang aneh. Tapi seperti yang diketahui bersama, yang namanya air itu ada namanya di ilmu kimia yaitu H2O. Jadi enggak bisa dibilang natural itu enggak mengandung unsur kimia.

💘💘💘

Jadi paraben ini sifatnya sintetis, yaitu dibikin dengan menggunakan unsur-unsur kimia, bukan berasal dari alam. Salah satu alasan kenapa banyak orang takut dengan paraben karena 'katanya' merupakan penyebab kanker payudara. Nah kalau kalian pernah liat salah satu artikel dari @labmuffinbeautyscience, sebetulnya ada mispersepsi soal paraben ini.

Sejarahnya gini, media sempat menggembar-gemborkan bahwa paraben sebagai reseptor estrogen yang bisa mempengaruhi hormon wanita. Estrogen ini dikaitkan dengan penelitian kanker payudara dan ketidakmampuan wanita melakukan reproduksi. Mereka salah mengartikan gara-gara ada penelitian yang dilakukan tahun 2004 terkait kanker payudara, dimana katanya di jaringan yang ada di dalam payudara ditemukan paraben.

Hanya saja sebenarnya jumlah paraben yang ditemukan itu, ibarat sejumput pasir yang digenggam pas lagi di Sahara. Artinya, sedikit bangt. Jadi, kalau ada green beauty campaign yang nyebut "no paraben, no lanolin, no SLS", buat Mia itu merupakan pembodohan. Setelah diperhatikan, di Indonesia ini kebanyakan produk itu menggunakan ethyhexylglycerin, Phenoxyethanol, sama DMDM hyantoin buat bahan pengawet kosmetik.

Sampai sejauh ini, paraben termasuk yang paling aman karena udah ratusan tahun semenjak ditemukan sampai sekarang, kasus alergi atau kasus yang membuat paraben dianggap berbahaya itu sangat sedikit.

💘💘💘

No! Bahan-bahan ini natural karena mineral oil dan petrolatum itu terbentuk dari hidrokarbon. Jadi kedua bahan ini safe ya buk ibuk. Banyak orang yang takut karena disebut-sebut kalau mineral oil dan petrolatum ini berasal dari petroleum. Petroleum itu cairan yang ditemukan dibawah batu sedimen, biasanya dipakai untuk bahan bakar mobil (bensin) dll. Tapi petrolatum ataupun mineral oil yang dipakai di skincare itu hasil distilasi dan kalau misal ternyata produsen membeli mineral oil dan petrolatum yang diproses purifikasi terbaik, sebetulnya itu bahan yang enggak akan bikin clogged pores.

Jadi misalnya kita beli produk yang mengandung mineral oil dan ternyata malah bikin komedoan atau jerawatan, belum tentu itu penyebabnya. Bisa jadi memang sejak awal pori-pori kamu tersumbat tapi enggak sadar, atau bahan mineral oil  yang dipakai bukan hasil purifikasi terbaik. Jadi semacam produsen beli yang versi murah meriahnya untuk menekan cost produksi. Itu kemungkinannya ya. Jadi jangan langsung 'nuduh' skincare nya kalau enggak berguna di kulit kita.
💘💘💘

Dimulai ketika tren menggabungkan unsur metal ke skincare, tim marketing ngelaunch tren ini supaya pada banyak yang beli. Yakin deh pasti ada yang pernah pakai karena Mia sendiripun memang pernah dikirimin produk yang mengandung partikel nano gold. Sampai sejauh ini, kalau mau ngomongin soal unsur metal, yang paling bisa dipercaya itu copper-peptide. Karena udah ada cukup banyak penelitian yang mengarah ke sana dan peptide sendiri emang salah satu bahan menjanjikan untuk anti aging.

Untuk collagen, ada istilah hydrolyzed collagen. Jadi intinya, berupa collagen yang dipecah-pecah lagi hingga menjadi molekul terkecil. Hal ini agk sedikit bikin pusing ya tapi kalau dipikir lagi setidaknya seroang beauty blogger perlu tau seenggaknya apa itu Dalton Rule. Gampangnya sih, Dalton Rule itu salah satu cara yang bisa dipakai untuk menentukan apakah suatu bahan skincare itu atau drug (obat) yang bisa dijadikan skincare. Kalau nilainya masih dibawah 500, maka sifatnya drug. Sedangkan jika nilainya diatas 500, maka sifatnya skincare.

Jadi itu dia 5 poin yang infonya paling banyak simpang siur yang ujungnya malah jadi salah paham. Eits, jangan sedih!! Pembahasan masih berlanjut lho. Masih pada sanggup kan ya untuk baca bahasan selanjutnya? Karena ternyata banyak banget lho yang penasaran dengan tema kali ini~


Mengenai hal ini, harusnya BPOM itu ngegenjot lebih strict lagi. Karena menurut Mia, sekarang banyak produk beredar atas izin BPOM tapi tanpa pengecekan dari BPOM sendiri. Dari yang dibaca oleh Mia, kode izin edar dengan kode sudah dicek oleh BPOM itu sendiri berbeda lho. Untuk izin edar itu namanya notifikasi kosmetik, sementara nomor registrasi BPOM diberikan oleh BPOM setelah sampel produknya diuji. Sayang banget ya sebenanrnya karena BPOM ini enggak seperti FDA. FDA itu semacam BPOM di Amrik.


Nah untuk hal ini biasanya Mia selalu baca dulu bagian komposisi buat milih yang safe buat kulit. Ini yang paling penting buat diketahui, kalau misal ada komposisi berupa aqua tanpa satupun bahan pengawet, jangan pernah beli. Karena air itu perlu bahan pengawet dan embel-embel natural sekarang itu selalu mengarah ke 'tanpa bahan pengawet'. Kalau misalnya mereka enggak menggunakan bahan pengawet seperti Pyunkang Yul Essence Toner tapi mencantumkan PAO (misal 6 bulan), buat Mia itu masih safe. Mia pun cenderung menghindari produk yang non cruelty free karena banyak yang dibuat di China dan yang di China dipalsuin kemudian dijual lagi di Indonesia. Jadi enggak begitu yakin yang beredar dan dijual bebas di e-commerce 100% asli, bisa jadi suatu saat zonk yang ternyatamalah beli palsu dan dipakai pula. Jadi itu alasan kenapa Mia milih brand cruelty free untuk menghindari kemungkinan dapat barang palsu. Tapi ini semua kembali ke preferensi masing-masing ya^^


Sebenarnya aturan itu dibuat karena melihat dari rata-rata yang dibutuhkan konsumen dalam pemakaian produk tersebut, mirip kayak minum obat, ada tujuan tertentu. Efeknya bakal ketahuan pas overdose, pasti ada reaksi tertentu di kulit kita. Tapi misalnya nih ya, untuk pemakaian masker yang katanya 2-3 kali seminggu, itu tetap tergantung kulit kita masing-masing. Kalau memang kulit 'badak' dan memang perlu banyak, kenapa enggak? Mia sendiri pun pakai AHA setiap hari dan sejauh ini menurut Mia merupakan cara efektif. Padahal ada anjuran pemakaian hanya 2-3 kali seminggu.


Hmm emang susah ya kalau mau jujur tapi tidak menyakiti hati klien. Biasanya sih kalau Mia menggunakan bahasa yang sedikit diperhalus, misal: "Walaupun no paraben sebenarnya paraben sejauh ini masih dianggap safe kok. Kecuali jika kamu alergi paraben maka jelas lebih baik dihindari produk yang mengandung paraben". Jadi selalu menyebut kalau enggak ada alergi dengan bahan tertentu ya sebenarnya itu aman. Jadi jika concern kamu adalah produk tanpa bahan Y, maka kamu bisa mempertimbangkan membeli brand A.


Yap, boleh kok nyimpan skincare di kulkas dalam waktu yang lama. Karena hal yang bikin kita untuk simpan produk di kulkas itu supaya tekstur, warna dan wanginya tetap terjaga sekaligus menghindari dari jamur juga. Ada produk yang bisa seperti ini kalau enggak dimasukin kulkas, ada juga produk yang tetap baik-baik aja walaupun enggak disimpan d kulkas. Contohnya seperti Vasellin atau clay mask.


Kalau sesuai anjuran sekitar 2-3 kali seminggu. Tapi Mia sendiri pun pamai lactic acid  yang TO sama serum X FSS hampir tiap hari, selang-seling karena tau kalau dua-duanya mild dan kulitnya bisa mentolerir. Pas berjerawat justru bakal lebih cepat pulih pas pakai chemical peeling. Di awal avak sebel karena jerawat nambah banyak banget tapi jadi lebih cepat diganti kulit barunya.


Yang pasti supaya keadaan skin barriernya bisa seimbang harus ada produk hydrator yang dipakai. Kalau tipe kering itu pakai humektan seperti glycerin atau occlusive sejenis wax atau oil. Soalnya kalau skin barriernya bermasalah, gampang banget timbul masalah kulit. Jadi buat rescue bagusnya, yang pertama yaitu kontrol kesehatan. Kedua, pakai sabun cuci muka yang pH friendly. Ketiga, pakai produk yang bisa ngerepair ski  seperti yang mengandung ceramide, urea, vitamin B4. Dan yang terakhir adalah pakai sunscreen yang emang udah cocok banget di kulit, kecuali kondisi kulit beda jangan ganti-ganti.

Gimana nih, udah pada terjawab belum pertanyaan di benak kalian mengenai serba-serbi dunia skincare yang pastinya ada beberapa yang dipercaya tapi ternyata itu salah? Hmm, yuk mulai melek terhadap skincare dan bahan-bahannya supaya kita jadi lebih paham lagi mengenai produk yang kita pakai di kulit kita,

Sekian dulu sesi Ngopi Cantik bareng Beautiesquad kali ini. Jangan lupa cek sesi sebelumnya dengan topik yang enggak kalah seru lho. Sampai jumpa di postingan berikutnya ya~

Bye :*