April 23, 2018

[REVIEW] ADOREE PARIS LIGHTENING NIGHT CREAM

April 23, 2018 1 Comments

"Adoree Paris? Produk dari mana? Gunanya apa? Baru pertama kali dengar nih tentang brand ini". SAMA!! Kita sama kok!! hehe


Sejujurnya dari lubuk hati yang paling dalam, aku takut coba skincare baru. Karena takut enggak cocoknya. Kulit aku sensitif, sensitif banget malah kayak cewek lagi PMS. Salah sedikit aja, langsung muncul dosa-dosanya. Tapi karena produk ini mengklaim bahwa produk mereka merupakan skincare alami yang berbahan dasar beras, ya aku enggak bisa nolak untuk cobain. Produk yang bakal aku bahas kali ini adalah Botanical Skincare dari Adoree Paris Lightening Night Cream. Hal yang menarik adalah bahwa Adoree Skincare terbuat dari beras dan enggak mengandung bahan kimia sama sekali dan juga satu pabrik dengan Dior Skincare & Chenale Makeup.

INFO PRODUK
Nama Produk: Adoree Paris
Varian: Lightening Night Cream
Netto: 20 ml
Harga: Rp. 500.000
BPOM. No: NC14170103101
Made in France




Adoree Paris adalah natural botanical skincare yang aman dan berkualitas tinggi dengan komposisi terbaik yang dapat membantu mengatasi semua masalah kulit (sensitif, oily, jerawat, kering, flek/melasma)

♡ Terbuat dari bahan alami dengan kandungan utama beras tanpa bahan kimia tambahan
♡ Aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui
♡ Diformulasikan  khusus untuk kulit wajah Asia tanpa ketergantungan
♡ Diproduksi di Paris dengan pabrik yang memproduksi brand Dior dan Chanel

KLAIM ADOREE Lightening Night Cream
♡ Agent pencerah
♡ Penggunaan rutin terbukti mampu menghambat pigmentasi melanin
♡ Menstimulasi peremajaan kulit secara alami sehingga kulit lebih cerah, halus, glowing, muda, dan bebas kerutan & flek hitam.


PACKAGING
Berbentuk tube yang berwarna putih. Dengan ukuran 20 ml ini benar-benar travel friendly. Mini banget!! Bagian depan tertera nama brand, jenis dan ukuran produk. Sedangkan bagian belakangnya tertera keterangan perusahaan dan cara pemakaian. Enggak ada yang special dari packagingnya, biasa aja. Jadi enggak berasa wow gitu pas liat produknya.


INGREDIENTS
Aqua (water, Octyldodecanol, Decyl oleate, Glycerin stearate, Cetearyl alcohol, C10-18 triglycerides, Cera alba (beeswax), Glycerin, Coco caprylate, Ceteareth-20, Microcrystalline cellulose, Polyacrylate-13, Ceteareth-12, Phenoxyethanol, Saxifraga sarmentosa extraxt, Vitis vinifera (Grape) fruit extract, Dimethicone, Sodium ascorbyl phosphate, Sodium PCA polyisobutene, Disodium EDTA, Cellulose Gum, Butylene glycol, Caprylyl glycol, Xanthan sum, Chlorphenesin, Sodium metabisulfite, Sodium sulfite, Morus bombycis root extract, Scutellaria baicalensis root extract, Polysorbate 20, Sorbitan isostearate, Lactic acid, Parfum (Fragrance), Tocopheryl acetate, Benzyl Salicylate, Amyl cinnamal, Limonene, Tocopherol, Hydrogenated palm glycerides citrate

TEKSTUR DAN AROMA
Isi produknya berwarna putih, teksturnya creamy dengan konsistensi sedikit cair. Aroma dari fragrancenya masih kecium tapi masih bisa ditolerir. Enggak menyengat. 

CARA PAKAI
Gunakan setelah pengaplikasian serum pada malam hari. Ratakan pada wajah dan leher secukupnya. Gunakan setiap malam dan diamkan sampai pagi untuk hasil maksimal.

RESULT
Cepat banget nyerap dan enggak berasa greasy di wajah. Awalnya lumayan deg-degan mau coba produk ini karena aku lagi jerawatan. Tapi ternyata pas aku baca lagi, katanya produk ini bisa dipakai untuk semua jenis kulit. Alhamdulillah, wajah aku enggak nunjukin hasil negatif. Jerawat juga enggak meradang karena produk ini.


Untuk efek mencerahkannya, lumayan ngefek walaupun belum terlalu signifikan perubahannya. Belakangan ini wajah aku emang cenderung kusam dan masih takut pakai produk untuk cerahin wajah karena takut bikin jerawat meradang. Tapi untungnya Adoree Lightening Night Cream ini masih bersahabat di wajah aku. Oya, produk ini bisa dipakai untuk wanita dan pria diatas 18 tahun ya^^

CONCLUSION
Bagi kalian yang suka sama skincare beras bisa coba produk dari Adoree ini. Selain formulanya yang ringan, cocok juga digunakan di semua jenis kulit. Hanya aja untuk produk dengan ukuran 20 ml harganya tergolong lumayan mahal.

Sekian dulu reviewku kali ini. Semoga bisa membantu kalian yang lagi bingung untuk cari skincare yang cocok di kulit kalian. Sampai jumpa di review selanjutnya. Bye :*

SOSIAL MEDIA ADOREE PARIS


April 20, 2018

[REVIEW] MAYBELLINE FIT ME MATTE + PORELESS FOUNDATION: SHADE 220 NATURAL BEIGE

April 20, 2018 11 Comments

Assalamua'alaikum. Hai semuanyaaa!!
Kali ini aku bakal bahas mengenai foundation. Nah jarang banget kan aku bahas mengenai complexion. Soalnya aku emang lumayan picky kalau soal ini karena wajahku super sensitif dan acne prone. Jadi agak takut mau cobain macam-macam produk. Yang bakal aku bahas sekarang adalah salah satu foundation drugstore yang kayaknya banyak disukai orang yaitu Maybelline Fit Me Foundation. Aku pakai shade 220 Natural Beige. Dibilang favorite banget, enggak. Dibilang benci, enggak juga. Semacam love-hate relationship gitu. Tapi ini satu-satunya foundie yang hampir aku pakai sampai habis.

Untuk daily, kondangan dan semua makeup look untuk collab yang aku buat selalu pakai foundie ini makanya enggak heran kalau aku bisa hampir nyelesaiin 1 botol foundie. Dulu aku emang selalu pakai foundie bahkan untuk daily, tapi sepertinya wajah aku enggak bisa didempul tiap hari. Jadi sekarang, aku hanya pakai foundie untuk buat makeup look pas collab atau beberapa acara aja.

INFO PRODUK
Nama Produk: Maybelline Fit Me Matte Poreless Foundation
For Normal to Oily Skin
Shade: 220 Natural Beige
Netto: 30 ml
Harga: Rp. 145.000
Exp. Date: 03/19
BPOM NO.: NE51160300xxx
(tulisannya udah enggak begitu jelas hehe maafkan)
Made in U.S.A


PACKAGING
Kemasannya berbentuk persegi yang berbahan dasar kaca. Tutupnya berwarna hitam yang terbuat dari plastik. Cukup keliatan mewah. Ukurannya juga standar untuk foundie pada umumnya. Untuk dibawa travelling juga masih ok kok. Satu hal yang aku enggak suka adalah enggak ada pumpnya!! Lumana gengges juga ternyata tanpa pump gini ya. Nuangin produk bisa kebanyakan dan sisa produk jadi bleberan di bagian mulut tube dan tutupnya.


INGREDIENTS
Jadi list ingredients dari produk ini tuh ada dibalik keterangan produknya. Tinggal dibuka aja bagian yang ada tanda panahnya dan keliatan deh listnya.



TEKSTUR DAN AROMA
Teksturnya creamy dengan konsistensi yang cair sehingga gampang banget diblend. Aroma khas foundie sih, gimana ya jelasinnya. Berasa kimianya deh pokoknya *penjelasan macam apa ini*.

RESULT
Shade 220 Natural Beige ini pas banget dikulit aku yang yellow undertone ini. Hasilnya matte. Berasa nyaman dan ringan di wajah makanya dulu aku betah pakai untuk daily. Coveragenya termasuk medium to full coverage. Bisa di built up sesuai keinginan. Agak takjub juga bekas jerawat aku tersamar dengan foundie ini. Padahal sebelumnya pas pakai foundie merk lain, aku harus pakai cream foundie dulu untuk nutupin spot-spot nakal. Aku langsung berasa jatuh cinta pas pertama kali coba foundie ini. Semacam mau bilang "akhirnya nemu foundie yang pas dikulit aku", padahal baru nyoba sekali lho haha. Oya untuk SPF nya enggak ada tercantum di keterangan produk tapi dibagian ingredientsnya ada tertulis Titanium dioxide gitu sih.


Dan ternyata emang bener kan, baru 2 jam pemakaian foundie ini aku berasa dikhianati. OXIDIZE WOOOYY!! Uhuk, maaf capslock on! Jadi ini termasuk kekurangan dari foundie ini selain enggak ada pump tadi ya. Yaampun kesal banget sumpah, mana waktu itu aku lagi diluar dan baru balik sore. Aku berasa mau nangis dan apus makeup tapi enggak bisa. Oxidizenya parah sih. Yang awalnya warna foundienya pas banget di wajah aku, setelah 1 jam jadi 1-2 tingkat lebih gelap dari warna awalnya. Sempat enggak ngeh kalau wajah aku jadi kusam efek oxidize tadi, malah ngira kalau foundienya luntur kena air wudhu. Nah untuk efek oxidize ini bisa berbeda-beda tiap orang. Soalnya ada yang pakai foundie ini juga tapi enggak oxidize sama sekali di muka dia. Tapi sebagian besar yang aku denger sih pada oxidize semua. Jadi, alangkah lebih baiknya kalau kalian mau beli foundie, coba deh diswatch dulu foundienya, bawa keliling-keliling dulu dan cek deh foundie tadi oxidize atau enggak. Itupun kalau kalian beli foundienya di offline store ya, kalau di online shop kan enggak bisa coba :p
Salah satu makeup look yang menggunakan Maybelline Fit Me Foundie dimix dengan Revlon Colorstay Foundie
Nah tadi kan aku bilang kalau aku udah pakai foundie ini sampai 'hampir' habis, padahal kan oxidize banget ya di kulit aku? Jadi aku ngakalin penggunaan foundie ini dengan Revlon Colostay Foundation dengan shade lebih terang. Ini ngefek banget untuk kurangi efek ozidize sekaligus bikin foundie lebih tahan lama, terlebih lagi kalau kena keringat/wudhu. Karena kalau cuma pakai Maybelline Fit Me Foundie aja tanpa dicampur dengan produk lain, foundienya berasa bleber di wajah aku apalagi kalau di tap tap pakai tisu. Tamatlah riwayatnya, enggak bakalan bagus lagi jadinya di wajah. Pokoknya semenjak kejadian foundienya oxidize parah dan bleber, aku selalu mix dengan produk lain. Enggak pernah dipakai tunggal.


CONCLUSION
Untuk ukuran produk drugstore, foundie ini termasuk bagus untuk kulit berminyak. Hasilnya matte, ringan dan nyaman di wajah. Untuk pilihan shade, bisa pilih 1 tingkat lebih terang dibandingkan warna kulit kalian karena bakalan oxidize. Supaya foundie lebih tahan lama, bisa di mix dengan produk lain/ menggunakan primer.

Rating: 7/10

Jadi itu dia review dari aku mengenai salah satu foundation drustore. Semoga membantu kalian yang lagi cari referensi mengenai foundie yang cocok untuk kulit kalian. Sekian dulu reviewku kali ini dan sampai jumpa direview selanjutnya. Bye :*



April 17, 2018

RANDOM TALK #2: MENJADI BEAUTY BLOGGER, MEMANG HOBI NULIS DAN BEAUTY KAH? PART 1

April 17, 2018 1 Comments

Assalamu'alaikum. Hai semuanya!!
Balik lagi di Random Talk by Tami: Episode 2. Udah lama banget ya aku enggak cerita disini. Sebenarnya aku masih agak ragu untuk sesi Random Talk ini bakalan tetap aku post di blog ini atau aku post terpisah di blogku yang satu lagi karena enggak semua tema Random Talk aku tuh ngebahas beauty. Tapi kayaknya aku post disini aja dulu yah hehe. Oya kalau kalian belum baca tentang Episode 1 dari Random Talk by Tami, bisa cek disini ya^^ Post kali ini aku enggak ngereview produk apapun. Jadi aku mau cerita panjang mengenai gimana sih cerita awal pertama aku menjadi blogger. Aku enggak tau apakah di luar sana masih ada yang berpikiran kayak "ah apaan tuh blogger? Nulis ga jelas", "paling cuma ikut-ikutan doang". 

Sebelum bahas kesoal blogger, aku mau cerita sedikit mengenai sesuatu yang mendukung aku menjadi blogger.

Sejujurnya, aku emang udah suka nulis dari dulu. Ditambah lagi aku suka banget membaca. Kayaknya ini turunan dari papaku sih. Dari kecil, tempat favorit aku adalah toko buku. Aku enggak terlalu hobi buat beli mainan sama sekali walaupun terkadang orang tuaku beliin juga. Malahan aku lebih milih untuk dibeliin komik ataupun novel daripada mainan. Jadi sejak kecil, kamarku udah penuh sama komik dan novel dibanding mainan. Nah, dulu itu aturan dari papaku, beli komik cuma boleh 1-2 aja sedangkan novel boleh beli 3 tiap ke toko buku. Ya, papaku seloyal itu belikan buku untuk aku. Jadi enggak heran kalau dulu koleksi buku aku super banyak dan aku selalu update mengenai buku terbaru karena keseringan ke toko buku. Kalau kalian tahu, novel jaman dulu yang hits itu ya novel teentlit. Waaah aku punya super banyak yang teentlit itu. Nah karena hobi aku baca dan otomatis aku jadi sering beli buku, jaman SMP dulu banyak banget yang sering pinjam novel sama komik aku. Nah yang dipinjam bukan cuma 1 buku dan yang minjam juga banyak. Bahkan sampai aku enggak tau buku aku udah sama siapa sangking seringnya dioper-oper terus bukunya. Mana buku kesayangan pula, ceritanya bagus :') Ujung-ujungnya enggak balik sama sekali! Kalau di bilang ikhlas, jelas dulu aku enggak ikhlas. Sampai kepikiran aku jadinya karena buku hilang. Dan dari jaman SD dulu sebenarnya udah sering kayak gini. Main pinjem eh enggak balik lagi bukunya. Sedih aku tuh!! Makanya aku jadi susah banget mau minjamin barang ke orang. Bukannya pelit, tapi takut orang yang minjam enggak bertanggung jawab sama sekali. Yah, walaupun ujung-ujungnya aku pinjemin juga dan seperti yang diduga, barang enggak balik haha yah masih kejadian sih sampai sekarang. Cuma aku ikhlasin aja~

Nah, singkat cerita, dari salah satu buku yang aku punya, aku punya bukunya Raditya Dika. Aku super suka ama tulisan dia semenjak buku pertamanya yang Kambing Jantan yang aku beli kalau enggak salah pas aku kelas 2 SMP. Dan aku baru tau kalau isi buku itu sebenarnya curhatan dia yang selama ini dia tulis di blog. Aku jadi mikir "oh enak juga ya nulis di blog. Bisa nulis apapun yang kita mau terus di publish dan dibaca banyak orang". Pikiran bocah dulu gini nih haha. Cuma karena waktu itu kalau mau internetan musti ke warnet dulu, yaudahlah enggak usah mikirin blog dulu. 

Akhirnya aku jadi kepikiran untuk nulis tapi enggak usah muluk-muluk di blog deh, di buku tulispun jadi. Jadilah akhirnya aku soksok-an gitu buat cerpen di buku tulis yang emang aku khususin untuk nulis cerita. Iya, tulis tangan. Segitu rajinnya. Pas aku udah di kasih kebebasan untuk makai laptop, barulah lanjut nulis di laptop. Aku lupa nulis apaan, tapi semenjak hardisknya rusak ya dataku ilang semua. 

Singkat cerita, akhirnya aku punya blog pas tahun 2010 ketika SMA *efek tugas* dan aku mulai rajin nulis berbagai kegiatan yang aku lakukan ketika kuliah. Entah itu mengenai kegiatan organisasi, foto hasil hunting aku, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan wisuda pun aku share di blog ini. "KKN masih sempat ngeblog?" Iya, aku sempat ngeblog di sela-sela KKN haha. Aku ngerasa kalau ngeblog itu nyenengin. Jadi kalau suntuk, aku nulis di blog. Kalau kalian cek history blogku, postinganku mengenai kuliah itu mulai dari tahun 2013. Sebelumnya aku fokus di blog organisasi. Kebetulan aku dapat tugas untuk handle sosial media organisasi jaman kuliah dulu.

"Trus, semenjak kapan fokus ke niche Beauty?". Nah aku mulai nulis mengenai beauty ketika tahun 2015. Bisa dicek postingan pertamaku di beauty adalah mengenai produk yang biasa aku bawa di tas. Ya kalau jaman now sih bilangnya itu kayak "What's in My Bag?" gitu. Dan ketika itu aku nulis bukan karena ikut-ikutan blogger ini atau blogger itu. Justru waktu itu aku enggak tau sama sekali mengenai sebutan sebagai beauty blogger. Makeup dan skincare yang aku coba dulu itu belinya juga atas dasar ke-sotoy-an aja dan di bantu pilihin sama mamaku. Enggak pernah cek review sama sekali.

Baru lah pas 2016, aku jadi suka nonton Youtube setiap hari dan waktu itu sebenarnya iseng mau cari tutorial makeup dan ketemu lah dengan para beauty vlogger seperti Cynthian Sunartio, Rachel Goddard, Meejmuse, The Beauty Break Down, dll dan aku liat mereka bukan cuma share mengenai tutorial tapi juga mengenai review produk. Dari situ aku mulai keranjingan nontonin video mereka dan juga beli makeup dan skincare yang direkomendasikan sama mereka. Sebelum beli, aku jadi suka cek review dulu. Kalau belum puas dengan review di Youtube, aku langsung cari di google. Dan di google, diarahin ke beberapa blog, dimana pas itu aku baru nyadar kalau diluar sana ada juga blogger yang ngebahas beauty. Salah satu beauty blogger yang suka aku baca blognya adalah Elin Ivana dan Dine Aisah. Soalnya pemikiranku dulu blog itu banyak yang pakai cuma untuk pelajaran atau cerita curhatan gitu haha. Semenjak itulah aku jadi keranjingan nulis mengenai makeup yang aku punya, tanpa aku tau kalau yang nulis/ngebahas mengenai beauty itu disebut Beauty Blogger. Bahkan pas bulan Januari 2016, aku udah langsung nulis 4 post sekaligus. Malah waktu itu aku ngerasa spam banget post sebanyak itu. Tiap bulan aku selalu rutin update post walaupun kadang cuma 1 post. Sempat vakum beberapa bulan karena wajahku breakout parah. Setelah baikan, aku lanjut lagi sampai sekarang.

Alhamdulillah, aku berkecimpung di dunia beauty blogger itu karena memang aku suka. Ini tuh semacam passion aku dalam bidang nulis digabung dengan hobi makeup aku, jadilah beauty blogger *hmm, ya gitu*. Jadi bukan karena ikut-ikutan. Aku udah nulis mengenai beauty sejak 2015 yang waktu itu aku malah enggak tau sama sekali mengenai julukan sebagai beauty blogger dan tahun 2017 lalu juga baru tau kalau ada komunitasnya. Aku baru fokus di blog ketika Agustus 2017 dan aku bener-bener cari komunitas yang bisa aku jadikan wadah untuk sharing. Sekaligus nambah teman dan memperluas channel sebagai beauty blogger.

Dari 2016 juga udah coba bikin video ala-ala, udah di edit. Tapi ujung-ujungnya aku apus karena malu sendiri liatnya *lol*. Jadi perdana aku upload video itu sekitar bulan Februari 2018 kemarin dan itu karena kerjasama dengan brand yang mengharuskan bikin video.

"Enak dong banyak dapat produk gratis dari brand?" Itu nilai plusnya! Kalau ada yang niatnya jadi beauty blogger cuma untuk harapin diendorse, ya itu hak mereka. Memang beauty blogger bisa dapat produk secara free dari brand tapi harus ada feedbacknya juga lho yaitu ada tanggung jawab untuk ngereviewnya. Karena tugas untuk mereview produk suatu brand itu enggak asal nulis terus plek, langsung jadi. Aku harus bertanggung jawab dengan apa yang aku tulis karena tulisannya bakal dibaca oleh orang banyak. Aku bersyukur banget kalau ada komunitas dan brand yang ngajak kerjasama, artinya mereka ngeliat tulisan aku dan percaya aku untuk promosiin produk mereka, entah itu yang free ataupun paid endorsement. Ngomong-ngomong, aku ucapin terimakasih banyak untuk brand yang udah mempercayai aku untuk review produk-produk mereka dan untuk komunitas yang udah nerima aku sebagai membernya^^

Nah dari semua yang udah aku lakukan sebagai beauty blogger, pasti semua yang udah aku post di blog itu di kerjakan bertahap. Apalagi soal foto yang harus mikir gimana caranya biar enak di pandang. Yah walaupun aku enggak pinter-pinter amat sih bikin foto yang bagus haha. Semuanya aku kerjakan sendiri gimana caranya blog aku bisa menarik, mulai dari konten, foto serta gaya bahasa. Bahkan bisa sampai begadang demi blog. Makanya aku kesal banget pas tau ada yang copycat dari apa yang aku buat. Terinspirasi boleh, tapi jangan meniru. Semuanya ditiru, cuma diubah sedikit biar enggak ketara dengan punyaku. Sedih aku tuh liatnya, mau menangis *haduh*. Keliatannya sepele ya tapi dimana-mana, siapa sih yang mau ide/tulisannya ditiru. Kecuali ada ditulis sumbernya. Saran aku sih, mending jadi diri sendiri aja. Enggak perlu kok niru orang lain. Temukan dulu gaya khas kamu dalam menulis kayak gimana dan apa yang mau kamu bahas. Mentok di ide? Bawa selow dulu, bawa makan dulu hehe. Kalau udah rileks, baru explore lagi. Bisa juga cari inspirasi dari blogger lain. Karena banyak juga kan para youtuber yang buat suatu konten karena terinspirasi youtuber lainnya dan mereka nyebut si pemilik video utama yang punya ide^^ Itu tandanya mereka menghargai ide yang dibuat si pemilik konten kan?^^ Ayo dong kita sesama beauty content creator saling menghargai dan mendukung satu sama lain. Yah?

Aku enggak pelit ilmu kok. Siapapun yang tanya ke aku tentang dunia beauty dan blog, selalu aku jawab dengan pengetahuan yang aku punya. Aku juga bukan master dibidang blog dan beauty, sama-sama belajar kok. Aku justru senang karena belakangan banyak yang DM dan WA aku untuk tanya-tanya mengenai blog dan beauty. Semuanya aku jawab. Tapi please dong, jangan copycat tulisanku yah hehe. Ada beberapa tulisan yang emang butuh berhari-hari nulisnya. Karena kadang otak aku juga bisa mumet enggak bisa dibawa nulis terus. Aku cuma manusia biasa kok, sesuka apaun aku dengan kegiatan nulis ini pasti ada titik jenuhnya juga.

Waduh, panjang ya pembicaraan kali ini. Aku dari kemarin pengen bahas ini, tapi ragu mau di publish atau enggak. Tapi setelah mikir 7 hari 7 malam, aku putuskan untuk di publish aja. Ini sekedar sharing aja ya, aku enggak ada maksud apapun dengan nulis ini. Semacam sharing/random talk, sesuai judulnya hehe :p Dan sepertinya masih berlanjut ke part 2. Yang mau baca, alhamdulillah. Kalau enggak, yaudah di skip aja dan enggak usah nyinyir :p

Sekian dulu ya random talk kali ini. Kalian juga bisa kok ngasih ide ke aku untuk topik yang bisa aku bahas disini. Dan, sampai jumpa di post berikutnya ya. Bye :*

3 PRODUK MAKEUP ANDALAN SEHARI-HARI

April 17, 2018 18 Comments

"Siapa yang kalau mau keluar rumah wajib makeupan? Produk makeup apa aja yang wajib kalian pakai?"

Dulu aku termasuk orang yang cuek (atau lebih tepatnya masa bodo) mau bare face atau enggak kalau mau pergi. Cuma semenjak lulus kuliah jadi makin demen makeup dan bahkan ada beberapa makeup yang wajib banget dipakai kalau mau keluar rumah. Berasa hampa kalau enggak makai produk ini. Aku pernah saking terburu-burunya, bisa lupa lipstickan. Alhasil bawaannya pucat dan enggak fresh aja rasanya. 


Pensil Alis: Fanbo Eyebrow Pencil shade Brown
Alis aku itu berantakan dan tipis. Berasa botak aja alisnya. Dari yang awalnya aku cuek aja dengan alis yang seperti "antara ada dan tiada" ini, sampai akhirnya aku yang mulai tau pentingnya ngalis haha. Sebenarnya kalau lagi males dandan, aku juga enggak begitu peduli dengan kegiatan ngalis ini sih. 


Bedak Tabur: Bedak Marcks shade Rose
Karena muka aku enggak bisa didempul terus pakai foundie, jadi sekarang untuk daily aku cuma pakai bedak tabur. Walaupun memang bekas jerawatku keliatan banget, yaudahlah sebodo amat hehe. Yang penting wajahku enggak menderita, keliatan fresh dan enggak kusam. Yang lagi sering banget aku pakai akhir-akhir ini ada bedak jadul dari Marcks ini hehe :D


Lipstick/Lipcream: Wardah Exclusive Matte Lip Cream
Dari semua produk yang udah aku sebutin, lipstick/lipcream inilah yang paling wajib aku pakai sebelum bepergian. Seriusan yaaa pucat banget kalau enggak pakai lipstick. Kadang pernah dikira sakit karena bibir aku keliatan pucat. Padahal mah enggak. Dulu jaman kuliah, andalan aku lipbalm yang udah ada warnanya gitu. Cuma sekarang aku lebih suka pakai lipstick/lipcream. Untuk produk yang biasanya aku pakai itu sih banyak ya. Aku selalu pakai bergantian dan sesuai mood aja. Cuma emang favorit aku lebih ke warna nude, kayak Wardah Exclusive Matte Lip Cream shade 15 Pink Plumise. Aku juga suka pakai efek ombre gitu dan dipaduin sama Mineral Botanica SMLC shade Plum Fairy ini jadi bagus banget efek ombrenya.

Jadi itu dia 3 produk yang bakalan aku pakai tiap mau keluar. Sebenarnya eyeliner atau eyeshadow juga penting untuk aku karena emang mata aku berasa sendu banget tanpa mereka. Tapi akhir-akhir ini lagi malas makeupan. Lebih sering pakai kacamata aja kemana-mana. Jadi mata enggak terlalu keliatan sendu sih hehe. Gimana dengan kalian? Oya, kalian juga bisa cek postingannya Deci Siti untuk tau apa aja produk andalannya sehari-hari


Post ini merupakan bagian dari BEAUTY POST COLLABORATION yang diselenggarakan oleh Komunitas Beauty Blogger & Vlogger.

Sekian dulu postku kali ini dan sampai jumpa dipost berikutnya ya. Bye :*

April 15, 2018

MAKEUP OF THE DAY: "NO MAKEUP" MAKEUP LOOK

April 15, 2018 0 Comments

"Kesehariannya makeupan juga? 
"Emangnya segitu enggak pede nya sampai enggak mau bare face?" 
Hmm..

Pernah dikomentarin kayak gitukah kalian? Aku pribadi belum pernah ketemu orang yang ngomong gitu lamgsung ke aku. Tapi aku sering liat komen-komen di post teman beauty blogger lainnya tentang makeup daily nya. Sebenarnya itu kan hak mereka ya mau makeup kayak apa yang mereka pakai dikesehariannya. Ada yang nyaman dengan makeup full coverage, ada juga yang cukup dengan skincare. Terus, aku ada di tim mana? Enggak keduanya!! Kalau dulu emang aku suka makeup full coverage untuk daily, tapi kayaknya wajah aku malah enggak setuju dimakeupin terus yang ujung-ujungnya malah "berontak". Jadi mulai bulan lalu, aku membiasakan diri mengurangi penggunaan makeup berat seperti penggunaan foundation. Eh, dont get me wrong!! Sesekali aku tetap pakai foundation kok. Wajah lagi banyak dosa kayak gini, di beberapa kondisi harus ditutupi kan, cuma emang enggak aku pakai setiap hari hehe

"Terus, kalau aku harus pakai foundation tapi enggak mau keliatan menor, gimana caranya dong?" Nah sini yuk cek makeup look yang bakalan aku share ke kalian. Seperti judulnya, tema makeup kali ini adalah No Makeup Makeup Look. Bagi kalian yang pengen dandan tanpa keliatan menor, bisa banget contek look yang aku buat disini.

Step 1: Skincare
Jangan lupa gunakan skincare dulu. Sesuaikan dengan kondisi wajah masing-masing

Step 2: Makeup
FACE
Disini aku pakai Maybelline Fit Me Foundation 220 Natural Beige. Setelah itu aku set pakai bedak taburnya Marcks shade Rose. Trus, biar ada kesan fresh nya aku pakai Wardah Blush On seri A. Terakhir aku pakai highlighter dari Fenty Beauty Killawat biar tetap ada kesan glowing. Aku enggak pakai bronzer dan contour disini.

EYES
Untuk alis, aku pakai Fanbo Eye Brow Pencil shade Brown. Untuk mata, aku pakai Wardah Eyeshadow Seri G sebagai pengganti eyeliner. Jadi cukup aplikasikan eyeshadownya di bagian garis mata. Ya sama seperti pakai eyeliner, cuma ini pakai eyeshadow. Kemudian aku pakai maskara dari Maybelline The Magnum Barbie

LIPS
Kebanyakan pada pakai liptint kan ya untuk look ini tapi aku enggak suka pakai liptint. Aku pakai Catrice Velvet Matte Lip Cream shade Brooklyn Pinkster. Hasilnya mirip dengan liptint tapi teksturnya berbeda. Lebih nempel di bibir aku walaupun emang enggak terlalu pigmented. Fyi, sebelumnya aku pernah pakai liptint dan warnanya enggak nempel di bibir atas aku. Aneh kan? hmm. Makaanya sampai sekarang masih malas nyobain liptint lainnya.


Dan jadilah "No Makeup" Makeup Look versi Tami. Ini bisa jadi referensi kalian kalau mau makeupan tapi enggak mau terlihat menor. Tujuannya kan supaya kita tetap terlihat fresh tanpa ada kesan menor. Kalian bisa sesuaikan dengan keinginan kalian. Mau pakai bulu mata palsu juga bisa karena sekarang udah banyak banget bulu mata palsu dengan hasil natural.

Oke, sekian dulu postku kali ini. Semoga bermanfaat ya bagi kalian yang gundah gulana milih look untuk sehari-hari. Sampai jumpa dipost berikutnya ya. Bye :*