RANDOM TALK #2: MENJADI BEAUTY BLOGGER, MEMANG HOBI NULIS DAN BEAUTY KAH? PART 1

By Tami Oktari - April 17, 2018


Assalamu'alaikum. Hai semuanya!!

Balik lagi di Random Talk by Tami: Episode 2. Udah lama banget ya aku enggak cerita disini. Sebenarnya aku masih agak ragu untuk sesi Random Talk ini bakalan tetap aku post di blog ini atau aku post terpisah di blogku yang satu lagi karena enggak semua tema Random Talk aku tuh ngebahas beauty. Tapi kayaknya aku post disini aja dulu yah hehe. Oya kalau kalian belum baca tentang Episode 1 dari Random Talk by Tami, bisa cek disini ya^^ Post kali ini aku enggak ngereview produk apapun. Jadi aku mau cerita panjang mengenai gimana sih cerita awal pertama aku menjadi blogger. Aku enggak tau apakah di luar sana masih ada yang berpikiran kayak "ah apaan tuh blogger? Nulis ga jelas", "paling cuma ikut-ikutan doang". 

Sebelum bahas kesoal blogger, aku mau cerita sedikit mengenai sesuatu yang mendukung aku menjadi blogger.

Sejujurnya, aku emang udah suka nulis dari dulu. Ditambah lagi aku suka banget membaca. Kayaknya ini turunan dari papaku sih. Dari kecil, tempat favorit aku adalah toko buku. Aku enggak terlalu hobi buat beli mainan sama sekali walaupun terkadang orang tuaku beliin juga. Malahan aku lebih milih untuk dibeliin komik ataupun novel daripada mainan. Jadi sejak kecil, kamarku udah penuh sama komik dan novel dibanding mainan. Nah, dulu itu aturan dari papaku, beli komik cuma boleh 1-2 aja sedangkan novel boleh beli 3 tiap ke toko buku. Ya, papaku seloyal itu belikan buku untuk aku. Jadi enggak heran kalau dulu koleksi buku aku super banyak dan aku selalu update mengenai buku terbaru karena keseringan ke toko buku. Kalau kalian tahu, novel jaman dulu yang hits itu ya novel teentlit. Waaah aku punya super banyak yang teentlit itu. Nah karena hobi aku baca dan otomatis aku jadi sering beli buku, jaman SMP dulu banyak banget yang sering pinjam novel sama komik aku. Nah yang dipinjam bukan cuma 1 buku dan yang minjam juga banyak. Bahkan sampai aku enggak tau buku aku udah sama siapa sangking seringnya dioper-oper terus bukunya. Mana buku kesayangan pula, ceritanya bagus :') Ujung-ujungnya enggak balik sama sekali! Kalau di bilang ikhlas, jelas dulu aku enggak ikhlas. Sampai kepikiran aku jadinya karena buku hilang. Dan dari jaman SD dulu sebenarnya udah sering kayak gini. Main pinjem eh enggak balik lagi bukunya. Sedih aku tuh!! Makanya aku jadi susah banget mau minjamin barang ke orang. Bukannya pelit, tapi takut orang yang minjam enggak bertanggung jawab sama sekali. Yah, walaupun ujung-ujungnya aku pinjemin juga dan seperti yang diduga, barang enggak balik haha yah masih kejadian sih sampai sekarang. Cuma aku ikhlasin aja~

Nah, singkat cerita, dari salah satu buku yang aku punya, aku punya bukunya Raditya Dika. Aku super suka ama tulisan dia semenjak buku pertamanya yang Kambing Jantan yang aku beli kalau enggak salah pas aku kelas 2 SMP. Dan aku baru tau kalau isi buku itu sebenarnya curhatan dia yang selama ini dia tulis di blog. Aku jadi mikir "oh enak juga ya nulis di blog. Bisa nulis apapun yang kita mau terus di publish dan dibaca banyak orang". Pikiran bocah dulu gini nih haha. Cuma karena waktu itu kalau mau internetan musti ke warnet dulu, yaudahlah enggak usah mikirin blog dulu. 

Akhirnya aku jadi kepikiran untuk nulis tapi enggak usah muluk-muluk di blog deh, di buku tulispun jadi. Jadilah akhirnya aku soksok-an gitu buat cerpen di buku tulis yang emang aku khususin untuk nulis cerita. Iya, tulis tangan. Segitu rajinnya. Pas aku udah di kasih kebebasan untuk makai laptop, barulah lanjut nulis di laptop. Aku lupa nulis apaan, tapi semenjak hardisknya rusak ya dataku ilang semua. 

Singkat cerita, akhirnya aku punya blog pas tahun 2010 ketika SMA *efek tugas* dan aku mulai rajin nulis berbagai kegiatan yang aku lakukan ketika kuliah. Entah itu mengenai kegiatan organisasi, foto hasil hunting aku, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan wisuda pun aku share di blog ini. "KKN masih sempat ngeblog?" Iya, aku sempat ngeblog di sela-sela KKN haha. Aku ngerasa kalau ngeblog itu nyenengin. Jadi kalau suntuk, aku nulis di blog. Kalau kalian cek history blogku, postinganku mengenai kuliah itu mulai dari tahun 2013. Sebelumnya aku fokus di blog organisasi. Kebetulan aku dapat tugas untuk handle sosial media organisasi jaman kuliah dulu.

"Trus, semenjak kapan fokus ke niche Beauty?". Nah aku mulai nulis mengenai beauty ketika tahun 2015. Bisa dicek postingan pertamaku di beauty adalah mengenai produk yang biasa aku bawa di tas. Ya kalau jaman now sih bilangnya itu kayak "What's in My Bag?" gitu. Dan ketika itu aku nulis bukan karena ikut-ikutan blogger ini atau blogger itu. Justru waktu itu aku enggak tau sama sekali mengenai sebutan sebagai beauty blogger. Makeup dan skincare yang aku coba dulu itu belinya juga atas dasar ke-sotoy-an aja dan di bantu pilihin sama mamaku. Enggak pernah cek review sama sekali.

Baru lah pas 2016, aku jadi suka nonton Youtube setiap hari dan waktu itu sebenarnya iseng mau cari tutorial makeup dan ketemu lah dengan para beauty vlogger seperti Cynthian Sunartio, Rachel Goddard, Meejmuse, The Beauty Break Down, dll dan aku liat mereka bukan cuma share mengenai tutorial tapi juga mengenai review produk. Dari situ aku mulai keranjingan nontonin video mereka dan juga beli makeup dan skincare yang direkomendasikan sama mereka. Sebelum beli, aku jadi suka cek review dulu. Kalau belum puas dengan review di Youtube, aku langsung cari di google. Dan di google, diarahin ke beberapa blog, dimana pas itu aku baru nyadar kalau diluar sana ada juga blogger yang ngebahas beauty. Salah satu beauty blogger yang suka aku baca blognya adalah Elin Ivana dan Dine Aisah. Soalnya pemikiranku dulu blog itu banyak yang pakai cuma untuk pelajaran atau cerita curhatan gitu haha. Semenjak itulah aku jadi keranjingan nulis mengenai makeup yang aku punya, tanpa aku tau kalau yang nulis/ngebahas mengenai beauty itu disebut Beauty Blogger. Bahkan pas bulan Januari 2016, aku udah langsung nulis 4 post sekaligus. Malah waktu itu aku ngerasa spam banget post sebanyak itu. Tiap bulan aku selalu rutin update post walaupun kadang cuma 1 post. Sempat vakum beberapa bulan karena wajahku breakout parah. Setelah baikan, aku lanjut lagi sampai sekarang.

Alhamdulillah, aku berkecimpung di dunia beauty blogger itu karena memang aku suka. Ini tuh semacam passion aku dalam bidang nulis digabung dengan hobi makeup aku, jadilah beauty blogger *hmm, ya gitu*. Jadi bukan karena ikut-ikutan. Aku udah nulis mengenai beauty sejak 2015 yang waktu itu aku malah enggak tau sama sekali mengenai julukan sebagai beauty blogger dan tahun 2017 lalu juga baru tau kalau ada komunitasnya. Aku baru fokus di blog ketika Agustus 2017 dan aku bener-bener cari komunitas yang bisa aku jadikan wadah untuk sharing. Sekaligus nambah teman dan memperluas channel sebagai beauty blogger.

Dari 2016 juga udah coba bikin video ala-ala, udah di edit. Tapi ujung-ujungnya aku apus karena malu sendiri liatnya *lol*. Jadi perdana aku upload video itu sekitar bulan Februari 2018 kemarin dan itu karena kerjasama dengan brand yang mengharuskan bikin video.

"Enak dong banyak dapat produk gratis dari brand?" Itu nilai plusnya! Kalau ada yang niatnya jadi beauty blogger cuma untuk harapin diendorse, ya itu hak mereka. Memang beauty blogger bisa dapat produk secara free dari brand tapi harus ada feedbacknya juga lho yaitu ada tanggung jawab untuk ngereviewnya. Karena tugas untuk mereview produk suatu brand itu enggak asal nulis terus plek, langsung jadi. Aku harus bertanggung jawab dengan apa yang aku tulis karena tulisannya bakal dibaca oleh orang banyak. Aku bersyukur banget kalau ada komunitas dan brand yang ngajak kerjasama, artinya mereka ngeliat tulisan aku dan percaya aku untuk promosiin produk mereka, entah itu yang free ataupun paid endorsement. Ngomong-ngomong, aku ucapin terimakasih banyak untuk brand yang udah mempercayai aku untuk review produk-produk mereka dan untuk komunitas yang udah nerima aku sebagai membernya^^

Nah dari semua yang udah aku lakukan sebagai beauty blogger, pasti semua yang udah aku post di blog itu di kerjakan bertahap. Apalagi soal foto yang harus mikir gimana caranya biar enak di pandang. Yah walaupun aku enggak pinter-pinter amat sih bikin foto yang bagus haha. Semuanya aku kerjakan sendiri gimana caranya blog aku bisa menarik, mulai dari konten, foto serta gaya bahasa. Bahkan bisa sampai begadang demi blog. Makanya aku kesal banget pas tau ada yang copycat dari apa yang aku buat. Terinspirasi boleh, tapi jangan meniru. Semuanya ditiru, cuma diubah sedikit biar enggak ketara dengan punyaku. Sedih aku tuh liatnya, mau menangis *haduh*. Keliatannya sepele ya tapi dimana-mana, siapa sih yang mau ide/tulisannya ditiru. Kecuali ada ditulis sumbernya. Saran aku sih, mending jadi diri sendiri aja. Enggak perlu kok niru orang lain. Temukan dulu gaya khas kamu dalam menulis kayak gimana dan apa yang mau kamu bahas. Mentok di ide? Bawa selow dulu, bawa makan dulu hehe. Kalau udah rileks, baru explore lagi. Bisa juga cari inspirasi dari blogger lain. Karena banyak juga kan para youtuber yang buat suatu konten karena terinspirasi youtuber lainnya dan mereka nyebut si pemilik video utama yang punya ide^^ Itu tandanya mereka menghargai ide yang dibuat si pemilik konten kan?^^ Ayo dong kita sesama beauty content creator saling menghargai dan mendukung satu sama lain. Yah?

Aku enggak pelit ilmu kok. Siapapun yang tanya ke aku tentang dunia beauty dan blog, selalu aku jawab dengan pengetahuan yang aku punya. Aku juga bukan master dibidang blog dan beauty, sama-sama belajar kok. Aku justru senang karena belakangan banyak yang DM dan WA aku untuk tanya-tanya mengenai blog dan beauty. Semuanya aku jawab. Tapi please dong, jangan copycat tulisanku yah hehe. Ada beberapa tulisan yang emang butuh berhari-hari nulisnya. Karena kadang otak aku juga bisa mumet enggak bisa dibawa nulis terus. Aku cuma manusia biasa kok, sesuka apaun aku dengan kegiatan nulis ini pasti ada titik jenuhnya juga.

Waduh, panjang ya pembicaraan kali ini. Aku dari kemarin pengen bahas ini, tapi ragu mau di publish atau enggak. Tapi setelah mikir 7 hari 7 malam, aku putuskan untuk di publish aja. Ini sekedar sharing aja ya, aku enggak ada maksud apapun dengan nulis ini. Semacam sharing/random talk, sesuai judulnya hehe :p Dan sepertinya masih berlanjut ke part 2. Yang mau baca, alhamdulillah. Kalau enggak, yaudah di skip aja dan enggak usah nyinyir :p

Sekian dulu ya random talk kali ini. Kalian juga bisa kok ngasih ide ke aku untuk topik yang bisa aku bahas disini. Dan, sampai jumpa di post berikutnya ya. Bye :*

  • Share:

You Might Also Like

2 komentar

  1. Kujuga beb, seneng buku dan nulis, pas sma malah sering ningkrong di perpus iseng2 bikin cerpen gt, malah ku sempet kerja di toki buku selama 4,5 taun cm biar bisa baca banyak buku 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah baru tau lho aku beb km pernah kerja di toko buku. Jadi tau update buku-buku terbaru ya jadinya^^

      Delete